Kamis, 03 April 2014

Kehidupan sosial lebah madu


Ilmuwan meneliti perilaku lebah madu dan menemukan bahwa aktivititas sosial tetap berlangsung meskipun dalam situasi sulit. Laporan yang diterbitkan dalam Current Biology menunjukkan, meski dalam situasi runtuhnya koloni, namun lebah tetap dapat berbagi terhadap sesamanya.

Dilansir Sciencealert, ilmuwan menyebut lebah madu ini memiliki sifat altruistis. Dengan demikian, lebah madu cenderung mendahulukan kepentingan lebah madu lainnya dibandingkan kepentingannya sendiri.

Runtuhnya koloni tidak berpengaruh terhadap sifat altruistik yang luar biasa terhadap koloni mereka. Ilmuwan menemukan bahwa dalam kondisi sulit lebah tetap dapat mempertahankan koloni dan memberikan makan untuk lebah lain.

Ilmuwan mengungkapkan, perilaku lebah madu ini mencirikan struktur kelompok yang memberikan wawasan baru ke dalam kelompok hewan primitif sebelum evolusi peran ratu dimulai. Meskipun ratu lebah mati, lebah pekerja tetap dapat mengatasi situasi sulit.

Peneliti Andrew Barron dari Macquarie University dan timnya dari University of Illinois mengobservasi perilaku lebah madu tersebut. "Sebagai keprihatinan atas runtuhnya koloni (lebah madu) global, penting bagi kami melihat struktur sosial dengan hati-hati," kata Barron.

Lebih lanjut Barron mengatakan, timnya sudah meneliti lebah sejak lama dan kini menyaksikan langsung bahwa meskipun ratu lebah mati, lebah pekerja masih tetap bekerja. Lebah pekerja juga tetap mempertahankan koloni, mencari makan dan saling memberi makan satu sama lain.

0 komentar: