Kuman Tidak Mampu Melawan Madu

Seorang filsuf dan penulis Yunani, Athenaeus, menyatakan bahwa siapa saja yang rajin mengonsumsi madu setiap hari akan bebas dari penyakit selama hidupnya.

Keajaiban Madu Untuk Bayi

Dengan berbagai pengalaman seputar madu yang sungguh ajaib, percaya bahwa madu sangat aman dikonsumsi oleh berbagai kalangan, meski ia bayi sekalipun.

Keajaiban Madu bagi Tubuh Kita

Sudah sejak lama madu digunakan sebagai pengobatan dan kecantikan. Madu memang mempunyai jutaan khasiat yang menakjubkan untuk kesehatan.

Manfaat kesehatan dari madu

Madu telah digunakan oleh manusia sejak 2.500 tahun terakhir, di seluruh dunia. Sementara banyak manfaat kesehatan dari madu telah membuatnya menjadi salah satu aspek penting dari obat tradisional.

Manfaat Madu Untuk Wanita

Madu merupakan pemanis alami yang banyak diminati karena memiliki beberapa khasiat diantaranya adalah untuk pengobatan, kecantikan dan juga untuk menambah pembuatan makanan tertentu.

Jumat, 04 April 2014

Ramuan Madu Dan Kayu Manis


Mengobati Radang Tulang
Ramuan ini dibuat dengan mencampurkan satu bagian madu dan dua bagian bubuk kayu manis yang dilarutkan dalam air suam-suam kuku. aduk kedua bahan campuran hingga berbentuk seperti pasta. kemudian balurkan pasta ini pada bagian tubuh yang sakit sambil dipijat-pijat. Biasanya, rasa sakit akan hiolang lima belas menit kemudian.
Mengurangi Rontoknya Rambut
Untuk membuat ramuan pencegah kebotakan, campurkan minyak zaitun panas dengan satu sendok makan madu dan satu sendok teh bubuk kayu manis. Aduk hingga menjadi pasta dan balurkan secara merata ke kepala. diamkan selama kurang lebih lima belas menit. setelah itu, bilaslah kepala dengan menggunakan air hangat.
Mengobati Sakit Gigi
Campurkan satu sendok teh bubuk kayu manis dengan lima sendok teh madu. Balurkan campuran ini pada bagian gigi yang sakit tiga kali sehari.
Menurunkan Kadar Kolesterol
Untuk menurunkan kadar kolesterol, campurkan dua sendok makan madu dan dua sendok teh kayu manis pada segelas teh. Minum ramuan ini setiap hari. Berdasarkan penelitian, ramuan ini dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 10% dalam dua jam.
Mengobati Flu
Campurkan satu sendok teh madu hangat dan seperempat sendok teh bubuk kayu manis. Minum ramuan ini selama tiga hari. Ramuan ini dapat menyembuhkan flu dari tingkat yang ringan hingga berat bahkan dapat mengurangi gejala sinusitis.
Menjaga Kesuburan
Sejak ratusan tahun yang lalu pria Yunani biasa mengkonsumsi dua sendok makan madu sebelum tidur untuk menjaga kualitas semen mereka. begitu pula dengan wanita-wanita di Cina. Mereka biasa mengunyah campuran bubuk kayu manis dengan setengah sendok makan madu. Ramuan ini terbukti dapat memperkuat rahim dan menjaga kesuburan wanita.
Mengobati Sakit Perut dan Masuk Angin
Campuran satu bagian madu dan satu bagian kayu manis bubuk dapat menghilangkan rasa sakit pada perut. campuran ini juga dapat mengeluarkan gas yang terkumpul di perut.
Memperkuat kekebalan tubuh
Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa madu dan kayu manis dapat meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan bakteri dan virus. Syaratnya, kedua bahan ini harus dikonsumsi secara rutin setiap hari.
Mencegah penuaan
Campurkan 4 sendok makan madu dan 1 sendok makan kayu manis bubuk ke dalam air mendidih. Gunakan campuran ini untuk membuat teh dn minumlah teh tersebut tiga kali sehari. Cara ini telah digunakan selama ratusan tahun untuk menjaga agar kulit tetap segar dan mencegah penuaan.
Menurunkan berat badan
Minumlah campuran madu dan kayu manis yang direbus dalam segelas air setiap hari sebelum sarapan. Campuran ini dapat mencegah terkumpulnya lemak pada bagian tubuh kita. Ramuan ini bahkan dapat menurunkan berat badan pada para penderita obesitas jika di minum secara teratur setiap hari.

Madu murni alami

Pengobatan Modern dengan Madu


Rahasia Kehebatan Madu yang Terungkap oleh Kedokteran Modern 
Manusia telah menggunakan madu untuk pengobatan, sejak zaman kuno. Salah satu mitos yang populer di masyarakat adalah bahwa para peternak lebah bisa hidup secara sehat dan berusia panjang, melebihi yang lain.
Para ahli sejarah menyebutkan bahwa Phytagoras hidup dalam usia lebih dari sembilan puluh tahun. Makanan pokoknya sehari-hari terdiri dari roti dan madu.Diskusi tentang madu mendapat banyak perhatian dalam artikel-artikel yang dipublikasikan selama beberapa tahun bela-kangan ini di majalah-majalah kedokteran yang terpercaya, penulis akan mengutip sebagiannya sebagai berikut :
Bakteri Tidak Mampu Melawan Madu
Demikian judul sebuah artikel yang dipublikasikan di Majalah Dis Lancet Infect, bulan Februari 2003 M. Dalam artikel ini, Dr. Dixon menegaskan adanya kekuatan besar di dalam madu yang mampu mengalahkan bakteri, di mana bakteri-bekteri itu tidak mampu bertahan di hadapan madu. Penulis menganjurkan untuk menggunakan madu dalam mengobati berbagai jenis luka, termasuk luka bakar.
Berbagai riset ilmiah menunjukkan bahwa karakteristik fisikawi dan kimiawi madu, misalnya tingkat keasaman dan pengaruh osmoticnya, yang berperan dalam efektivitasnya membunuh bakteri. Di samping itu, madu memiliki spesifikasi anti proses peradangan (inflammatory activity anti).
Hasil terakhir adalah bahwa madu melawan pembusukan oleh bakteri dan mempercepat pulihnya luka-luka, luka bakar, dan borok.
Penggunaan Madu Sebagai Antiluka
Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan dalam Majalah Ann Plast Surg, bulan Februari 2003 M, dilakukan penelitian terhadap 60 pasien berkebangsaan Belanda yang terkena luka dalam, yang bermacam-macam, meliputi luka-luka menahun (21 pasien), luka-luka kompleks (23 pasien), dan luka-luka memar yang parah (16 pasien).
Para peneliti menyatakan bahwa penggunaan madu mudah dilakukan bagi semua pasien, kecuali satu orang, membantu pembersihan luka, dan tidak terjadi efek samping apa pun dari penggunaan madu dalam pengobatan luka-luka tersebut.
Para peneliti menyarankan dalam sebuah artikel yang dipublikasikan dalam Majalah Arch Surgery tahun 2000 M digunakannya madu untuk melindungi garis tepi luka-luka yang terjadi selama proses operasi pengangkatan tumor.
Madu dan Luka Bakar
Dalam rubrik : “Luka Bakar” ; majalah Durns tahun 1996 M, telah dipublikasikan sebuah artikel tentang penggunaan madu untuk pengobatan luka bakar. Artikel tersebut menganjurkan penggunaan madu untuk luka bakar.
Madu Kaya Kandungan Antioksidan
Dalam studi yang dipublikasikan pada bulan Maret 2003 M di Majalah Agric Food Chem, para peneliti membandingkan antara pengaruh konsumsi minuman jagung atau madu dengan takaran 1,5 gr/kg berat badan terhadap efektivitas antioksidan. Kandungan plasma antioksidan fenolic telah bertambah dengan persentasi lebih tinggi setelah mengkon-sumsi minuman madu daripada setelah mengkonsumsi minuman jagung. Penelitian tersebut mengindikasikan bahwa antioksidan fenolic yang ada di dalam madu memiliki daya aktif tinggi serta bisa meningkatkan perlawanan tubuh terhadap tekanan oksidasi (oxidative stress).
Madu dan Kesehatan Mulut
Profesor Amoln menegaskan dalam sebuah artikel yang dipublikasikan oleh Majalah Dentgen pada bulan Desember 2001 M, bahwa madu bisa memainkan peran penting dalam pengobatan penyakit-penyakit gusi, sariawan, dan berbagai gangguan mulut lainnya, hal itu disebabkan madu memiliki spesifikasi anti bakteri.
Madu dan Pengobatan Infeksi Selaput Lendir Akibat Radiasi
Dalam sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Majalah Support Care Cancer, pada bulan April 2003 M, telah dilakukan terhadap empat puluh pasien yang mengidap kanker di kepala dan leher dan mereka itu membutuhkan  penyinaran (radio therapy).
Para peneliti berkesimpulan bahwa pemberian madu secara lokal pada saat dilakukannya radioterapi merupakan metode terapi yang efektif, serta tidak memberatkan untuk men-cegah terjadinya infeksi selaput lendir di mulut.
Antara Madu dengan Infeksi Lambung (Maagh) dan Tukak Lambung
Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam Majalah Pharmacolres tahun 2001 M, para peneliti menyatakan bahwa madu bisa membantu pengobatan infeksi lambung.
Para peneliti juga melakukan penelitian lain tentang pengaruh madu alami terhadap bakteri yang terbukti bisa menyebab-kan terjadinya tukak lambung atau infeksi lambung, yang dikenal dengan sebutan bakteri pylori. Diperoleh kejelasan bahwa pemberian cairan madu dengan konsentrasi 20% bisa melemahkan bakteri tersebut di piring percobaan. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam Majalah Tropgastroent tahun 1991M.
Madu Mencegah Terjadinya Radang Usus Besar (Colitis)
Bisakah madu mencegah terjadinya radang usus besar pada tikus? Itulah pertanyaan yang dilontarkan oleh para peneliti di Universitas Raja Saud di Kerajaan Saudi Arabia. Pertama-tama mereka menciptakan terjadinya infeksi colon pada tikut-tikus percobaan tersebut dengan melukai tikus-tikus itu dengan acetic acid,  setelah tikus-tikus itu diberi madu, glukosa, dan fruktosa melalui mulut dan anus selama empat hari. Para peneliti berhasil mengetahui bahwa madu bias berperan baik dalam melindungi colon dari luka-luka yang biasa ditimbulkan oleh asam asetat.
Madu dan Kulit Kepala
Karena madu berkhasiat membunuh bakteri, sekaligus ber-fungsi sebagai anti jamur dan antioksidan, serta memiliki kandungan gizi yang tinggi, maka seorang peneliti bernama Dr. Wailial telah melakukan sebuah penelitian untuk mengetahui pengaruh madu dalam mengobati dermatitis (infeksi kulit) karena minyak dan ketombe.
Hasil-hasil penelitiannya dipublikasikan dalam majalah Eurjmealres pada tahun 2001 M. Ia telah mempelajari 31 pasien yang terkena infeksi kulit karena minyak yang kronis, yang mengenai kulit kepala, wajah, dan bagian depan dada. Mereka itu terdiri dari dua puluh orang pria dan sepuluh orang wanita, usia mereka berkisar antara 15-60 tahun.
Penyakit-penyakit kulit yang ada pada mereka menimbulkan sisik-sisik putih di atas permukaan kulit yang kemerah-merahan. Para pasien diminta memakai cairan madu dengan konsentrasi 90 % (madu yang dicampur air hangat) dua hari sekali di bagian-bagian yang terinfeksi di kepala dan wajah sambil diurut-urut pelan terus-menerus selama 2-3 menit.
Madu tersebut dibiarkan selama kurang lebih tiga jam sebelum dicuci dengan air hangat. Para peneliti terus memonitor kondisi para pasien setiap hari, khususnya terkait dengan keluhan gatal, ketombe, dan rambut rontok.
Terapi ini dilakukan selama empat pekan, ternyata masing-masing pasien merespon baik sekali terapi ini. Gatal dan ketombe mereka hilang selama satu minggu, sedangkan penyakit-penyakit kulit sembuh dalam jangka waktu dua minggu).
Benarlah firman Allah; Dari perut lebah itu keluar minuman yang beraneka ragam warnanya, di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia.
Madu bisa menurunkan kadar gula di dalam darah para pengidap penyakit diabetes. Bukti-bukti menguatkan bahwa di dalam madu terdapat unsur oksidan yang menjadikan asimilasi gula lebih mudah di dalam darah, sehingga kadar gula tersebut tidak terlihat tinggi.
Madu merupakan nutrisi kaya vitamin B1-B5-C, di mana para pengidap diabetes sangat membutuhkan vitamin-vitamin ini. Madu mengandung sekitar seratus unsur yang berbeda-beda yang tergolong sangat penting bagi tubuh manusia, khususnya bagi para pengidap diabetes)
Manfaat madu ini bisa dipastikan bila penyebab kencing manis bukanlah tidak adanya insulin sama sekali, melainkan sulitnya menstimulasi sel-sel yang memproduksi insulin di dalam darah. Dalam kondisi seperti ini, sesendok kecil madu) akan menambah cepat dan besar kandungan gula dalam darah, sehingga akan menstimulasi sel-sel pankreas untuk memproduksi insulin. Tapi, pengidap kencing manis harus melakukan analisis darah sebelum dan sesudah meminum madu, untuk menentukan takaran yang diboleh-kan untuknya di bawah pengawasan dokter.


Madu murni alami

Ramuan Pengobatan Tradisional dengan Madu


MAAG
Pagi bangun tidur campurkan dua sendok makan madu dengan 3/4 air hangat, aduk dan minum. Dan sebelum tidur, minumlah kembali madu dan air hangat tadi , lakukan sampai sembuh . Ramuan ini sangat efektif untuk sakit maag yang belum akut .

SESAK NAFAS
Sejumput jinten hitam ditumbuk halus, seduh dengan air panas tiga perempat gelas, setelah hangat disaring, campurkan dua sendok makan madu, minum dua  kali sehari.

TEKANAN DARAH TINGGI
Satu buah Mengkudu bersihkan kulit dan bijinya, daging buah ditambah satu sdm (sendok makan) madu, separuh jeruk nipis dibuat jus, bagi dua untuk pagi dan malam. Resep ini juga bermanfaat bagi penyakit jantung, diabetes, kelelahan, gangguan pencernaan, dan mencegah pikun.

LUKA BAKAR
Madu dicampur dengan vaseline dalam takaran yang sama, oleskan pada luka bakar tersebut, setiap pagi dan sore, sampai kulit yang terbakar mengelupas, insyallah kulit anda seolah-olah tidak pernah terbakar sama sekali .

SEMBELIT
Minum segelas susu dingin yang dicampur dengan satu sendok makan madu setiap pagi dan sore, ini akan melunakkan kotoran dan membersihkan usus dengan sebersih-bersihnya.

TONIKUM
Merangsang ingatan, nafsu makan, dan menambah berat tubuh. Ambil daging mangga yang masak, lembutkan seperti di jus dan ditambahkan air hingga 3/4 gelas ditambah 2 sdm madu dan susu secukupnya. Usahakan minum dua kali sehari.

MENGATASI SAKIT PINGGANG
30 gram daun Kucai dan 25 gr jahe diiris-iris kemudian di jus. Tambahkan 3/4 air dan 2 sdm madu lalu diminum. Konsumsilah 2 x sehari.
MENGUATKAN OTOT JANTUNG
1 Sdm madu dilarutkan dalam sedikit air kemudian dicampur dengan kulit delima yang direbus dengan api kecil , minum 2 kali sehari pagi sore sampai kuat .

UNTUK KEKUATAN SEKSUAL
Tiga siung bawang merah ditumbuk dan diperas , ambil sarinya. Campurkan madu dengan takaran yang seimbang dengan sari bawang merah tadi , lalu panaskan dengan api sedang sambil diaduk hingga hilang busa madunya. Minumlah ramuan ini 1 SDM sesudah makan siang setiap hari, dan bila ditambah dengan habbatussauda maka akan lebih menguatkan. Ramuan lainnya adalah 2 SDM madu + kuning telur ayam kampung + ½ sendok teh bubuk merica, tambahkan sedikit air hangat lalu aduk semuanya. Minumlah setidaknya dua kali dalam sepekan.

MENGHILANGKAN  AKIBAT BURUK GAIRAH SEKS YANG BERLEBIHAN
Minumlah air kelapa segar ditambahkan dengan sedikit madu, cara ini dapat menghilangkan permasalahan di atas.

MAKANAN YANG BAIK BAGI BAYI
Pisang ambon yang dicampur dengan madu dan susu merupakan makanan terbaik bagi bayi.

MENANGGULANGI MUAL-MUAL PADA WANITA HAMIL, GANGGUAN EMPEDU, RADANG LAMBUNG, KENCING TIDAK LANCAR DAN TUBUH LETIH SERTA LESU
1 Gelas penuh sari wortel dicampur dengan 1 SDM madu 1 sendok teh sari jeruk nipis, dikonsumsi sebelum sarapan pagi

TONER KULIT (MENGENCANGKAN, MELEMBUTKAN, DAN MELEMBABKAN KULIT)
1 buah kulit jeruk ditambah 1 sdm madu kemudian diblender dengan halus. Gosokkan perlahan campuran tersebut ke wajah dan biarkan hingga 15 menit, lalu basuhlah wajah anda dengan air hangat untuk membersihkan ramuan tersebut.

PEMBERSIH WAJAH SETIAP HARI
Campurkan 1 sdm madu dengan sedikit susu bubuk di telapak tangan. Oleskan di wajah untuk membersihkan semua kotoran dan make-up. Lalu basuh hingga bersih dengan air hangat.

CONDITIONER RAMBUT (Kesehatan rambut dan kulit kepala)
Campur ½ cangkir madu dan 1 sdm minyak zaitun. Oleskan ke rambut dan kulit kepala, lalu ambil penutup dan biarkan hingga 30 menit dalam keadaan tertutup. Setelah 30 menit, keramasi dengan shampoo dan bilas rambut anda seperti biasa.

BATUK
Bahan :
150gr madu
50gr gliserin
2 buah jeruk lemon(ambil airnya saja)
Semua bahan di campur rata menjadi obat batuk yang bisa disimpan dalam botol.


BOROK AKIBAT DIABETES 
Olesi borok dengan madu sekali sehari, tutup dengan kain kasa

DARAH TINGGI 
Campur 1 sendok teh bawang putih dengan 2 sendok teh madu menjaga tekanan darah tetap stabil. Minumlah secara teratur.

DEMAM BERDARAH
Campur 1 sendok makan (untuk orang dewasa) dan 1 sendok teh (untuk anak-anak) madu kedalam segelas air (200ml), diminum 4-5 kali sehari.

Hidung tersumbat
Aduk 1 sendok makan madu dalam baskom berisi air panas. Tutup kepala dengan handuk dan hirup uapnya. Cara ini dipelopori oleh masyarakat yunani dan romawi yang meyakini khasiat madu sebagai dekongestan (pelega hidung saat pilek).
 
Kelelahan
Larutkan 1 sendok makan dalam air suam-suam kuku (dengan perbandingan ¼ bagian madu dan 1 bagian air) dalam suatu tempat, kemudian masukkan kedalam lemari pendingin. Kesegaran larutan madu yang sudah didinginkan ini akan diserap dengan cepat oleh system pencernaan, membuat tubuh cepat bugar.

Menyehatkan Lambung
Ambil 3 sendok the madu tanpa air. Diminum setiap pagi sebelum sarapan pagi. Setelah kira-kira 15 menit, minum 1 gelas air hangat.
Melancarkan buang air besar
Bahan.
1 sendok makan
1sendok teh cuka apel
Masukkan madu dan cuka apel dalam air secukupnya sampai terasa enak. Diminum untuk melancarkan buang air besar. Minuman madu vinegar ini juga sangat baik untuk mengatasi keluhan tulang dan persendian.

Memperlancar buang air kecil
Segelas sari mentimun dicampur 1 sendok the madu dan 1 sendok the air jeruk nipis, diminum dua kalo sehari.

Masker pengencang wajah
Campurkan 1 sdm madu, 1 putih telur, 1 sdt gliserin, hingga jadi semacam pasta. Oleskan perlahan pada wajah dan leher. Biarkan selama 10 menit lalu basuh dengan air hangat.

Pelembab wajah
Campur 2 sdt madu dengan 1 sdt susu bubuk. Oleskan merata pada wajah dan leher. Diamkan selama 10 menit lalu bilas dengan air hangat.

Masker jerawat
Campurkan madu dan oatmeal dengan perbandingan yang sama, ratakan dan gunakan sebagai masker. Biarkan setengah jam, kemudian cuci. Masker ini adalah penghilang jerawat.

Masker telur madu
Aduk putih telur dan madu secukupnya hingga terasa tebal. Gunakan sebagai masker wajah selama 5 menit lalu cuci bersih memakai sabun pencuci muka.
Menghilangkan noda dan keriput
Larutkan madu sebanyak 100gr dalam 25 ml alcohol dan 25ml air bersih. Oleskan pada noda diwajah.
Melembutkan bibir
Menjelang tidur, oleskan madu pada bibir. Madu dapat melembutkan, melembabkan dan mencegah kulit bibir mongering atau pecah-pecah.
Menghaluskan kulit wajah
Biasakan minum 1 sdm madu murni tiap hari. Langkah ini berkhasiat membantu proses regenerasi sel-sel kulit dari dalam tubuh. Jika anda tidak suka rasa manis madu, campurkanlah 1 sdm madu dengan segelas air putih hangat saat mengkonsumsinya.

Mencegah penuaan dini
Teh yang dicampur madu dan bubuk kayu manis dan diminum setiap hari dapat mencegah penuaan. Ambil 4 sdm madu, 1 sdm bubuk kayu manis dan 3 cangkir air. Kemudian rebus seperti membuat teh . Minumlah sebanyak 4 kali sehari. Ramuan ini membuat kulit segar dan halus serta mencegah penuaan dini .

Batuk :
Gunakan 30 gram rambut jagung, 25 gram daun kumis segar, 20 gram daun sendok segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring lalu tambahkan 60 cc madu dan diminum. Konsumsi madu murni sangat baik untuk kesehatan, asalkan minum secara teratur, minimal 1 sendok makan setiap hari.

Menguatkan tulang:
madu + susu anlene

Menyembuhkan luka dan melecur:
usapkan pada luka

Lelah dan sesak nafas:
madu + lebak putih (diparut dan diperah)

Pembersih muka:
putih telur + limau nipis (diperah) + madu

Pelembap muka:
kobis + madu

Melangsingkan badan:
madu + pati kunyit ( minum seminggu sekali)

Tenaga batin:
1 sendok madu + 3 biji lada hitam + 1 ulas bawang + kuning telur.

Wanita mengandung:
1 sendok teh madu 2 kali sehari

Gangguan Pencernaan:
Bisa menggunakan seperempat jeruk lemon, 9 buah strawberi sudah diiris lalu dijus. Tambahkan madu 60 cc, aduk merata dan diminum 2 kali sehari. Untuk pemulihan stamina, ambil 20 gram biji teratai yang telah direndam hingga lembut, 20 gram labu putih yang sudah diiris, 60 cc madu lalu direbus dengan air 500 cc hingga tersisa 250 cc. Air yang tersisa itu diminum selagi hangat dan biji teratainya dimakan.

Menurunkan Darah Tinggi :
Gunakan 50 gram biji wijen yang direbus dengan 200 cc air hingga mendidih. Kemudian diangkat dan disaring serta masukkan 60 cc madu, lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari. 
Penderita sakit pinggang
Gunakan 30 gram daun kucai dan 25 gram jahe yang sudah diiris-iris kemudian dijus. Tambahkan 60 cc madu, aduk merata dan diminum. Lakukan 2 kali sehari .

 Madu Murni Alami

Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu


Berikut adalah beberapa cara untuk membedakan madu Asli dengan madu yang palsu :
  1. Mencampurnya dengan kuning telur
    Campurkan dua sendok makan madu dengan kuning telur, lalu kocok. Jika kuning telur tampak mengkristal seperti matang, maka madu Anda asli. Kuning telur yang dicampur madu akan tampak matang. Yang sebenarnya terjadi adalah penggumpalan atau Koagulasi. Hal ini karena madu adalah asam dan kuning telur adalah protein. Protein yang dicampur dengan asam akan menggumpal, sehingga telur akan terlihat matang, yang sebenarnya ter-koagulasi.
  2. Kocok madu dalam botol
    Madu yang asli jika dikocok akan berbusa. Busa dan udara yang terbentuk akan naik dan menekan tutup botol sehingga ketika tutup botol dibuka akan terdengar suara letupan kecil. Letupan itu juga bisa terjadi karena fermentasi yang menghasilkan gas.
  3. Teteskan madu pada kertas koran
    Jika madu yang Anda miliki adalah madu yang asli, tidak mudah diserap kertas, karena kadar air yang terkandung di dalam madu asli lebih rendah dibandingkan madu palsu.
  4. Madu asli memiliki rasa lebih asam
    Madu yang palsu memiliki rasa lebih manis karena ditambahkan gula, sehingga akan dikerubungi oleh semut jika dibiarkan dalam keadaan terbuka. Selain itu intensitas rasa manis madu palsu akan terasa lebih lengket di lidah. Sebaliknya pada madu asli, selain rasa manis akan ditemukan pula rasa asam mengingat madu asli memiliki tingkat keasaman (pH) sekitar 3,4 – 6,1.
  5. Dengan meneteskan madu di air di atas piring beling putih
    Ketika piring digoyang ke kiri dan ke kanan, maka sebelum madu itu bercampur akan membentuk seperti sarang lebah. Semakin lama bentuk segi enam itu bertahan, berarti semakin baik nutrisi yang terkandung dalam madu tersebut alias madu asli. Semakin cepat bentuk segi enam itu memudar, maka jelaslah

    itu madu campuran, karena nutrisinya sudah jauh berkurang. Menuangkan madu ke dalam gelas yang berisi air dingin. Bila madu tersebut asli, maka madu tersebut akan langsung jatuh ke dasar gelas dan tidak berpendar. Disamping itu, salah satu ciri madu asli adalah ketika dimasukkan ke dalam air, madu tersebut tetap solid dan tidak membuat air menjadi keruh.
  6. Menggunakan semut
    Dengan cara ini, dipercaya bahwa semut akan mengerumuni madu palsu dan tidak tertarik pada madu asli. Namun cara ini tidak 100% benar. Pada dasarnya, sifat semut suka pada yang manis-manis, termasuk rasa manis yang ada pada madu. Madu asli pun bisa saja dikerumuni oleh semut karena tertarik oleh wanginya. Madu yang kental akan lebih sulit dideteksi aroma manisnya oleh semut. Semakin kental madunya (kadar airnya sedikit) semakin sulit bagi semut untuk mendeteksi lokasi rasa manis madu tersebut karena molekul yang ada di dalam madu tetap utuh, tidak pecah. Sebaliknya, bila kadar airnya tinggi (di atas 20%), maka semut mudah menghampiri. Madu yang tidak dikerumuni semut adalah madu yang telah terfermentasi sehingga mengandung alkohol atau madu asli dari hutan.
  7. Menggunakan freezer atau kulkas
    Apabila madu dimasukkan freezer tidak beku maka madu asli, bila beku maka bukan madu campuran. Cara ini juga tidak 100% benar, karena ada beberapa madu yang jika dimasukkan freezer menggumpal dan ada beberapa yang tidak menggumpal. Seperti Madu kapuk dan Kaliandra, madu kapuk tidak akan mengkristal (beku) walaupun disimpan lama di kulkas, sedangkan madu kaliandra akan cepat mengkristal seperti gula. Jadi jika membeli madu kapuk tapi madu tersebut mengkristal bisa dipastikan madu itu palsu atau dicampur.
  8. Menggunakan korek api
    Batang korek api yang dimasukkan ke dalam larutan madu beberapa lama. Sesudah itu kita ambil dan korek tersebut kita pantikkan dengan kotak korek. Kalau korek tersebut masih bisa menyala maka madu yang kita uji adalah asli. Cara ini banyak dipakai penjual madu di pasar-pasar. Cara ini belum teruji secara nyata karena sampai saat ini kami belum menemukan hasil penelitian yang merekomendasikan cara tersebut.
  9. Menggunakan alat polarimeter
    Madu asli secara optis akan memutar ke kiri, sedangkan madu palsu akan memutar ke kanan. Tips untuk membedakan madu dengan cara mudah seperti di atas tidak selamanya benar 100 % dikarenakan setiap pemanenan mengandung kadar air yang berbeda-beda. Misalnya ketika dipanen pada musim hujan, maka madu akan banyak mengandung air hujan. Selain menyebabkan lebih cair, air hujan juga akan menyebabkan madu menjadi teroksidasi udara menjadi lebih masam (ingat: air hujan bersifat asam) dan akan terfermentasi.
  10.  
 sciencemythologi.blogspot.com

Kamis, 03 April 2014

Manfaat kesehatan dari madu


MADU adalah jenis makanan tunggal yang  praktis dan paling efektif untuk menghasilkan panas, membuat dan menggantikan energi, dan selanjutnya, untuk membentuk jaringan tertentu.
Madu telah digunakan oleh manusia sejak 2.500 tahun terakhir, di seluruh dunia. Sementara banyak manfaat kesehatan dari madu telah membuatnya menjadi salah satu aspek penting dari obat tradisional seperti Ayurveda, ilmuwan juga meneliti manfaat madu dalam kedokteran modern, terutama dalam penyembuhan luka.
Dikenal sebagai Honig dalam bahasa Jerman, Miele dalam bahasa Italia, Shahad dalam bahasa Hindi, MIEL dalam bahasa Prancis, Mel dalam bahasa Portugis, Ð¼ÐµÐ´ dalam bahasa Rusia,danμελι dalam bahasa Yunani. Hampir tidak ada wilayah di dunia dimana madu tidak dihargai.
Manfaat kesehatan dari madu antara lain sebagai berikut:
Pemanis: Sebagai pengganti gula untuk makanan dan minuman . Madu mengandung sekitar 69% glukosa dan fruktosa yang memungkinkan untuk digunakan sebagai pemanis.
Sumber Energi: Menurut  USDA , madu mengandung sekitar 64 kalori per sendok makan. Oleh karena itu madu juga digunakan oleh banyak orang sebagai sumber energi. Di sisi lain, satu sendok makan gula akan memberikan sekitar 15 kalori. Lebih lanjut karbohidrat dalam madu dapat dengan mudah dikonversi menjadi glukosa bahkan oleh perut yang paling sensitif. Oleh karena itu madu sangat mudah dicerna .
Berat Badan: Walaupun madu memiliki kalori lebih dari gula, madu bila dikonsumsi dengan air hangat membantu dalam mencerna lemak disimpan dalam tubuh Anda. Demikian pula madu dan jus lemon dan madu dan kayu manis membantu dalam mengurangi berat badan.
Meningkatkan Kinerja Athletic: Penelitian terbaru menunjukkan bahwa madu pemicu  ergogenic yang sangat baik dan membantu dalam meningkatkan kinerja atlet. Madu memfasilitasi dalam menjaga kadar gula darah, penyembuhan dan pemulihan glikogen otot setelah latihan.
Sumber Vitamin dan Mineral: Madu mengandung berbagai vitamin dan mineral. Jenis vitamin dan mineral dan kuantitas mereka tergantung pada jenis bunga yang digunakan untuk pemeliharaan lebah. Umumnya, madu mengandung  vitamin C , Kalsium dan Besi .
Antibakteri dan anti jamur Properties: Madu memiliki sifat anti bakteri dan jamur  dan karena itu dapat digunakan sebagai antiseptik alami.
Antioksidan: Madu mengandung Nutraceuticals, yang efektif dalam menghilangkan radikal bebas dari tubuh kita. Akibatnya, kekebalan tubuh kita ditingkatkan.
Perawatan Kulit dengan Susu dan Madu: Susu dan madu sering disajikan bersama-sama sebagai bahan kedua yang dapat membantu  menjaga kehalusan kulit. Oleh karena mengkonsumsi susu dan madu di pagi hari adalah praktek umum di banyak negara.
Madu dalam Manajemen Luka
Penelitian secara signifikan sedang dilakukan untuk mempelajari manfaat madu dalam mengobati luka-luka.  Manfaat madu dalam manajemen luka antara lain diberikan di bawah ini:
  • Madu memiliki sifat antimikroba.
  • Deodorizes luka berbau busuk.
  • Mempercepat proses penyembuhan luka dengan jalan merangsang jaringan.
  • Membantu dalam memulai proses penyembuhan dalam luka aktif.

Kuman Tidak Mampu Melawan Madu


Ini merupakan judul sebuah artikel yang dimuat majalah Dis Lancet Infect edisi Februari 2003 yang ditulis oleh seorang Dr. Dixon, ia mengatakan, madu sangat kuat menguasai kuman. Sehingga tidak ada satu kuman pun yang sanggup berhadapan dengan madu. 

Dr Dixon, merupakan seorang dari sekian banyak para ilmuwan yang diberi anugerah oleh Allah dapat mengkaji manfaat madu. Padahal, khasiat madu sudah diungkapkan oleh Sang Khalik melalui kitabnya: "Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya, pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkannya.” (An-Nahl 69)

Yang menarik, penderita kencing manis, yang oleh para dokter diminta untuk tidak mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis, termasuk madu. Karena, dianggap bisa menaikkan kadar gula dalam tubuh. Ternyata, menurut penelitian, anjuran itu tidak berlaku. 

Madu, justru mampu menurunkan kadar gula di dalam darah orang yang terkena sakit gula. Beberapa penemuan membuktikan bahwa di dalam madu terdapat unsur oksidasi yang menjadi pengurai gula di dalam darah lebih mudah, yang tidak membuat kadar gula semakin bertambah tinggi. Madu yang kaya dengan vitamin B1, B5 dan G, justru sangat diperlukan bagi penderita kencing manis. Karena, madu mengandung sekitar 100 unsur berbeda yang dianggap sangat urgen bagi tubuh manusia, khususnya bagi penderita diabtesi tersebut. 

Seorang filsuf dan penulis Yunani, Athenaeus, menyatakan bahwa siapa saja yang rajin mengonsumsi madu setiap hari akan bebas dari penyakit selama hidupnya. Dia tidak mengada-ada karena di dalam madu memang termuat rupa-rupa nutrisi yang unik dan potensial untuk memelihara kesehatan dan kecantikan. Madu memiliki kekuatan menyembuhkan yang hebat. Berbagai nutrisi yang dikandungnya telah lama dimanfaatkan untuk mengatasi luka bakar, menambah stamina, menaikkan gairah seksual, bahkan dapat mencegah kanker. Cairan berwarna keemasan ini pun merupakan perawat keindahan kulit yang bermutu. 

Seorang ilmuwan dari Universitas Illinois di Urbana, Amerika Serikat, menulis dalam Journal of Apicultural Research bahwa khasiat masing-masing madu bisa saja berbeda, namun semua jenis madu pasti mengandung antioksidan, seperti vitamin E dan vitamin C, yang sama kadarnya. Antioksidan tersebut diyakini mampu mencegah terjadinya kanker, penyakit jantung, dan penyakit lainnya. 

Secara lebih rinci Prof. DR. H. Muhilal, pakar gizi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi Bogor, menguraikan tentang kandungan gizi madu. Asam amino, karbohidrat, protein, beberapa jenis vitamin serta mineral adalah zat gizi dalam madu yang mudah diserap sel-sel tubuh. 

Asam amino bebas dalam madu mampu membantu penyembuhan penyakit, juga sebagai bahan pembentukan neurotransmitter atau senyawa yang berperan dalam mengoptimalkan fungsi otak. Madu juga mengandung zat antibiotik yang berguna untuk mengalahkan kuman patogen penyebab penyakit infeksi. 

Karbohidrat madu termasuk tipe sederhana. Rata-rata komposisinya adalah 17,1 persen air; 82,4 persen karbohidrat total; 0,5 persen protein, asam amino, vitamin, dan mineral. Karbohidrat tersebut utamanya terdiri dari 38,5 persen fruktosa dan 31 persen glukosa. Sisanya, 12,9 persenkarbohidrat yang terbuat dari maltose, sukrosa, dan gula lain. Sebagai karbohidrat, satu sendok makan madu dapat memasok energi sebanyak 64 kalori.


Sifat Antibakteri 
Berkat kekayaan zat gizinya, tak heran jika madu sejak zaman baheula digunakan sebagai obat. Bangsa Mesir kuno misalnya sudah memanfaatkan madu untuk mengobati luka bakar dan luka akibat benda tajam. Dalam penelitian ribuan tahun kemudian ditemukan sifat antiseptik ringan dan antimikrobial dari madu. Karena dapat menghambat pertumbuhan bakteri itulah, madu mampu mempercepat penyembuhan luka. 

"Sifat antibakteri dari madu membantu mengatasi infeksi pada perlukaan dan aksi antiinflamasinya dapat mengurangi nyeri serta meningkatkan sirkulasi yang berpengaruh pada proses penyembuhan,” kata Dr. Peter Molan dari University of Waikato, New Zealand, melalui situs kesehatan. Madu juga merangsang tumbuhnya jaringan baru, sehingga selain mempercepat penyembuhan juga mengurangi timbulnya parut atau bekas luka pada kulit. 

Sebuah studi terbaru menemukan kandungan antioksidan di dalam cairan mujarab tersebut. Itu artinya madu ampuh untuk menangkal radikal bebas. Kita tahu bahwa radikal bebas menjadi penyebab terjadinya berbagai penyakit yang sulit dikontrol, salah satunya kanker. 
Temuan tersebut mendorong para peneliti untuk mencari tahu lebih jauh tentang zat-zat antikanker yang dikandung madu. Diharapkan berbagai penelitian terkini akan semakin mengukuhkan khasiat madu yang sangat potensial untuk menghentikan penyebaran penyakit ganas. 

Tambah 
Gairah Reputasi madu untuk mengatasi gangguan pernapasan masih tetap diakui. Terutama untuk mengusir dahak atau cairan yang menyumbat saluran pernapasan. Masyarakat Yunani dan Romawi percaya khasiat madu sebagai dekongestan (pelega hidung saat pilek). 

Madu juga memiliki sifat sedatif (penenang) yang ringan. Maka itu masyarakat tradisional sering membubuhkan madu pada segelas susu untuk diminum sebelum tidur. Minuman ini membuat mereka rileks dan bisa segera tidur nyenyak. 

Hampir semua makanan manis akan merangsang otak untuk memproduksi endorfin atau pembunuh nyeri alami di dalam tubuh. Tak terkecuali rasa manis alami yang dihasilkan madu. Berkaitan dengan kadar fruktosanya yang tinggi, membuat madu mempunyai efek laksatif atau pencahar yang ringan. 

Efek lain dari madu yang dipercaya sejak lama, yakni sebagai aprodisiak atau pembangkit gairah seksual. Istilah honeymoon (bulan madu) berasal dari tradisi kuno masyarakat Eropa Utara, ketika pasangan pengantin baru diharuskan mengonsumsi madu dan mead (minuman sejenis wine yang dibuat dari fermentasi madu) yang diyakini bersifat aprodisiak tadi. 

Madu juga memiliki aktivitas sebagai disinfektan ringan, sehingga mampu menyembuhkan radang tenggorokan. Cairan manis ini juga bisa meningkatkan produksi saliva atau cairan ludah yang dapat membantu mengatasi tenggorokan yang kering atau teriritasi. 

Para penyanyi opera pun gemar memanfaatkan madu untuk memelihara kondisi tenggorokan mereka, supaya tetap bisa melantunkan lagu-lagu merdu. Segelas air hangat dicampur lemon dan madu merupakan ramuan tradisional yang biasa digunakan untuk mengikis radang tenggorokan. 

Cegah Keriput 
Jika Anda ingin awet muda, tetap segar dan bugar walau sudah berusia tua, selalu makan madu secara rutin. Demikian pesan pionir ilmu kedokteran modern sekaligus filsuf Islam, Dr. Ibnu Sina. 

Kaum perempuan di Mesir, Yunani, dan Rusia memang sudah memanfaatkan madu sejak lama untuk memelihara kecantikan kulit muka agar tetap cantik dan bersih. Juga untuk menghilangkan noda dan bintik-bintik hitam (hiperpigmentasi), serta mencegah keriput. Ramuan berupa 100 gram madu dicampur 25 ml alkohol dan 25 ml air bersih bisa dicoba untuk merawat keindahan kulit Anda. 

Rasa madu sangat dipengaruhi oleh jenis bunga yang dikunjungi lebah untuk diambil nektarnya (bahan pembuat madu). Saat ini bisa dijumpai berbagai madu, seperti madu randu, madu klengkeng, madu asam, madu mangga, madu apel, madu ceri, madu jeruk, madu peer, dan banyak lagi. 

Apabila bunga yang dihinggapi lebah memiliki zat-zat racun, kemungkinan besar madunya pun beracun. Lebah yang mengambil nektar dari bunga pohon rhododendron misalnya, bisa memproduksi madu beracun. Bila dikonsumsi, madu ini bisa menyebabkan kelumpuhan. 

Beberapa tanaman, selain rhododendron, mengandung senyawa beracun dalam nektarnya, antara lain azalea, andromeda, agave, atropa, datura, euphorbia, kalmia, gelsemium, dan melaleuca. Madu beracun ini biasanya merupakan madu liar. 

Saat ini madu sudah banyak diproduksi yang tentunya mengembil jenis-jenis tanaman yang selain tidak beracun juga bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu keunikan dari madu, meski memiliki rasa manis, tidak begitu berbahaya dibanding gula. 

Meski efeknya ringan dalam menaikkan gula darah dibanding sumber karbohidrat lain, bagi diabetesi dianjurkan untuk tetap berkonsultasi ke dokter bila mengonsumsinya. 

Manis alami madu telah digunakan di Inggris hingga pertengahan abad ke-17, untuk menambah nikmat rasa makanan dan minuman. Sayang kebiasaan ini kemudian berubah ketika orang mulai memproduksi gula. 

Butiran putih ini dianggap lebih berkelas dan hanya golongan berstatus sosial tinggilah yang mampu menjangkaunya. 

Namun, di akhir abad ke-17 gula semakin meluas pemakaiannya, tak hanya terbatas pada kalangan atas. Keluarga kerajaan pun kembali pada kebiasaan semula, yakni menyantap roti yang diolesi madu berkualitas tinggi tentunya. Tak ada salahnya bila kita mencontoh gaya hidup ala Ratu Inggris, sarapan madu setiap hari. 
 (http://www.eramuslim.com, 28 Pebruari 2005, Kuman Tidak Mampu Melawan Madu)